Publik Kota Kediri semakin optimistis bakal menyaksikan timnya promosi ke Indonesian Super League. Tak berlebihan, euforia itu sudah muncul karena Persik sangat berpeluang lolos ke babal semifinal walau sebenarnya penentuan untuk lolos dari babak 12 besar masih ditentukan pada laga terakhir. Pertandingan lanjutan babak 12 besar bakal mempertemukan klub berjuluk Macan Putih dengan kontestan terlemah di Grup A, yakni Persiko Tanjabar. Persisko sendiri baru mengoleksi sebiji poin dan berada di dasar klasemen. Persik diprediksi tak kesulitan memetik kemenangan dalam pertandingan Sabtu (24/8). Walau berpotensi untuk lolos ke babak semifinal, Pelatih Persik Kediri Aris Budi Sulistyo melarang timnya bicara promosi atau babak semifinal. Dirinya hanya ingin pasukannya fokus pada hasil pertandingan lawan Persisko di Stadion Pandan Arang, Boyolali, yang dilanjut dengan partai terakhir kontra PSCS Cilacap. “Saya meminta tim untuk tidak bicara promosi atau semifinal dulu. Persik sangat optimistis untuk mencapai itu, tapi belum saatnya membayangkan yang berlebihan. Kami masih memiliki tugas untuk menyelesaikan dua pertandingan babak 12 besar dengan kemenangan,” ucap Aris Budi. Benar ucapan Aris. Jalan menuju promosi masih bisa menyajikan segala kemungkinan. Sebab, walau lolos ke babak semifinal dan menyisakan empat klub, hanya tiga tim di urutan teratas yang lolos otomatis ke kompetisi level tertinggi musim depan. Sedangkan peringkat empat harus menjalani play-off. Menghadapi Persisko yang menjadi bulan-bulanan di Grup A, pelatih yang sekaligus legenda Persik Kediri tersebut tak ingin memandang status lawan. Menurutnya Persisko bakal dihadapi seperti lawan-lawan lainnya, yakni Perseta Tulungagung dan PSCS Cilacap. Berbekal kemenangan 1-5 lawan Perseta Tulungagung, Aris menilai pasukannya dalam kondisi siap tempur. Walau harus menempuh perjalanan Kediri-Boyolali alias tim tidak menginap selepas laga lawan Perseta, menurutnya itu tak berpengaruh pada kondisi fisik maupun konsentrasi timnya. “Persisko memang menghadapi berbagai masalah dan tidak pernah menang. Justru sekarang kami harus menghadapi tekanan dari dalam diri kami sendiri, yakni tidak memandang remeh dan tetap bermain dengan penampilan terbaik,” sambung pelatih muda ini. Faktor lain yang membuat Persik diprediksi terus melaju adalah fakta bahwa Stadion Pandan Arang sudah bukan kendala. Kendati permukaan lapangan tak lebih baik dibanding Stadion Brawijaya, Kediri, Aris menyatakan timnya sudah beradaptasi dan terbukti dengan kemenangan lawan Perseta Tulungagung. Kekuatan Persik yang bakal berangkat ke Boyolali pada Jumat (23/8) juga relatif lengkap dan tidak ada masalah. Persik kini mengoleksi embilan poin dan tetap berstatus sebagai pemuncak klasemen, diikuti PSCS Cilacap di posisi runner up dengan poin sama dan dibedakan selisih gol. Perseta di peringkat ketiga, tetap dengan empat angka.
Jadwal Babak Semifinal Divisi Utama 2013:
3 September
Undian babak semifinal di Jakarta
8 September
Babak semifinal di Stadion Manahan, Solo.
14 September
Babak final di Stadion Manahan, Solo.
22 September
Babak play-off Divisi Utama di Malang atau Solo.
Jumat, 23 Agustus 2013
Publik Kediri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar